Minggu, 22 Desember 2013

Nak, Ibu Ingin Bicara Tentang Memilih Jodoh

Setiap ibu selalu ingin yang terbaik untuk anak-anaknya, termasuk kepada anak laki-lakinya. Surat ini kami dapat dari kiriman email seorang sahabat. Walaupun isi surat ini ditujukan untuk laki-laki, Anda akan tersenyum atau bahkan terharu. Selamat membaca..
***
Rasanya ibu tidak percaya menulis surat ini untuk kalian. Seperti baru kemarin ibu menimang kalian dalam gendongan, dan sekarang kalian sudah dewasa. Membesarkan kalian adalah masa terindah dalam hidup ibu, sekalipun ibu harus melepas karir yang cukup menjanjikan saat itu. Ibu lebih bahagia dengan pilihan menjadi ibu rumah tangga dan melihat kalian tumbuh. Tidak ada penyesalan sama sekali dengan keputusan itu.
Tibalah waktunya ibu harus membicarakan hal yang penting, yaitu masalah memilih jodoh untuk kalian. Ibu tahu, selama ini banyak perempuan yang menyukai kalian, karena kalian memang pria-pria yang berkualitas.Kalian harus bangga telah dibesarkan dalam cinta, oleh orang tua yang hebat.
Tidak perlu panjang lebar, jika bicara soal memilih jodoh atau perempuan sebagai istri, contohlah ayah kalian.
Mengenai pilih-pilih perempuan, ibu sangat mengerti jika kalian bingung, ada banyak perempuan cantik, cerdas, punya karakter, inner beauty dan perempuan hebat lainnya. Yang manakah yang harus dipilih?
Ibu akan jawab dengan jujur, inner beauty memang penting, namun harus dibungkus dengan kecantikan luar yang juga baik. Sebagai seorang pria, kamu pasti ingin mengenalkan istrimu dengan bangga pada orang lain dan keluarga, sehingga inner beauty juga harus dibarengi penampilan luar yang juga baik. Jangan sampai kamu malu karena penampilan istrimu.
Mengenai status perempuan, dalam hal materi, dari dulu ibu tidak pernah membatasi kalian boleh berteman dengan siapa, yang penting dia baik dan sopan. Apapun status sosialnya, pastikan dia baik dan sopan.
Mungkin ibu sama seperti para ibu lain yang memiliki anak laki-laki, ibu akan sangat cerewet. Bukan berarti ibu ingin mengatur masa depan kalian, namun ibu ingin yang terbaik untuk kalian. Mungkin ibu tidak bisa objektif saat menilai perempuan yang akan kalian kenalkan, namun ibu berjanji untuk bersikap adil semampu ibu.
Dan jika boleh menilai, tidak akan ada perempuan lain yang cukup pantas untuk mendapatkan kalian. Mungkin ini berlebih, tapi setinggi itulah kebanggan seorang ibu pada anak laki-lakinya. Kalian juga akan merasakannya jika kelak memiliki seorang anak.
Satu hal penting, pilihlah istri dengan bijak. Ketika kamu menikahinya, kamu menikahinya untuk seumur hidup. Lalu seperti apa saat ayah kalian jatuh cinta dulu?
* Pilihlah perempuan yang memiliki pesona kuat dalam dirinya, dan itu tidak dibuat-buat. Dulu ibu berpikir bahwa ayah kalian tidak akan suka dengan ibu, karena banyak perempuan lemah lembut dan feminin lainnya. Nyatanya, ayah kalian jatuh cinta dengan ibu, karena ibu tidak takut memanjat pohon dan berkelahi saat masih muda dulu.
Ternyata yang dibutuhkan adalah chemistry, ketika kalian merasa nyaman dan jatuh cinta dengan perempuan yang menjadi dirinya sendiri. Tanyakan pada ayah kalian, ibu tidak pernah bosan mendengar ceritanya bagaimana dia jatuh cinta dengan ibu.
* Pilih perempuan yang bisa menertawakan dirinya sendiri dan bisa melihat sisi lucu dari segala sesuatu, bukan menertawakan orang lain. Pada akhirnya, cinta akan tumbuh menjadi sesuatu yang stabil. Saat tidak ada lagi getaran dan detak jantung berdebar ketika menatap matanya, perekat cinta yang paling awet adalah tertawa. Saling tertawa dan tidak terlalu kaku mengarungi bahtera rumah tangga. Kalian akan tetap merasakan cinta, kenyamanan dan menikmati serunya hidup bersama.
* Menikahlah dengan perempuan yang memiliki prinsip dalam hidupnya, dan bagaimana dia menghormati prinsip yang sudah dia buat. Kalian memang akan jadi pemimpin dan kepala keluarga, namun dia tidak harus setuju dengan semua pemikiran dan kemauan kalian. Untuk apa menikah dengan wanita yang selalu setuju dan hanya bisa mengatakan "Ya". When two partners always agree, one of them is not necessary.
* Pilihlah perempuan yang bijak menyikapi perbedaan, mau menghargai perbedaan selera dan dalam hal apapun secara adil. Dia harus mampu berkompromi. Menikahlah dengan wanita yang bicara jujur, ini untuk kebaikan kalian.
* Yang terakhir, mungkin bukan yang paling penting.. namun.. menikahlah dengan dengan perempuan yang menghormati kalian. Ibu akan sangat marah jika ada orang yang menyakiti kalian atau berbuat kasar pada kalian, terutama di depan umum. Jangan pernah membiarkan perempuan menyakiti kalian.
Kenapa ibu menulis poin terakhir dengan tegas? Karena ibu juga ingin kalian menghargai dan menghormati perempuan yang kalian cintai. Sama besarnya seperti rasa hormat kalian pada ibu. Ingatlah, cinta tanpa rasa hormat seperti mobil tanpa setir, tidak ada gunanya.
Surat ini sangat panjang dan terkesan cerewet, namun inilah bukti cinta ibu untuk kalian, anak-anak yang sangat ibu banggakan. Semoga kalian bisa mendapatkan perempuan terbaik, perempuan yang kalian cintai, perempuan yang mau hidup senang dan susah bersama, hingga hanya maut yang memisahkan.
***
Semoga isi surat ini menjadi pencerahan bagi Anda, terutama para wanita. Seperti inilah kriteria perempuan-perempuan yang diinginkan pria baik. Apakah Anda sudah siap dipilih oleh pria baik? Maka perbaikilah diri Anda terlebih dahulu.
Andakah wanita itu?

sumber : http://www.vemale.com/inspiring/lentera/44237-nak-ibu-ingin-bicara-tentang-memilih-jodoh.html

Minggu, 15 Desember 2013

Penantian Jiwa



Aku tak ingin banyak berkata
Tapi aku ingin terus berdoa
Aku tak ingin jauh bermimpi
Tapi aku ingin terus berdamai dengan hati

Aku menantimu bukan hanya dalam hati
Aku menantimu dalam balutan doa suci
Dalam penuh upaya hati
Namun tetap ku genggang nama Illahi

Terurai waktu menyelidik jiwa
Dapatkah mata bicara
Ada apa dengan jiwa
Terkadang terlalu bijaksana
Begitu berdaya melawan badai

Sembunyi dari kenyataan bukanlah berdamai
Terus terang pada hati dan Tuhan
Merayu dalam sunyi
Mengadu bibir dengan hati

Tuhan selalu melihat
Betapa indahnya air matamu kala merayu
Betapa manisnya senyummu kala bersyukur

Janji Tuhan amat tepat
Kebesarannya dan kesabaranmu menyatu erat
Tuhan membalas tangis dan senyummu
Satu bintang tepat jatuh di depan matamu

Minggu, 08 Desember 2013

Untukmu Yang Tak Sanggup Memilihku

Dear Man,

Pria... aku tahu setelah aku fikir-fikir memang aku dan kamu sangat berbeda sekali. That's why kamu memilih untuk memberhentikan ikatan perjodohan ini. Jarak..ya itulah yang menjadi pembatas kita yang paling nyata. Bukan hanya itu tapi jarak antar hati kita juga sangat jauh ya sepertinya :) . Meski kedua orang tuamu memilihkan aku yang terbaik untukmu namun ternyata semua rencana mereka itu hanyalah hiasan palsu buatmu dan harapan palsu buatku , Its okey tak apa, alhamdulillah Allah sayang padaku ,dia anugrahkan aku hati yang memiliki power yang besar yang tiada ternilai harganya :) .
Aku akui memang baru kamulah yang membuat aku jatuh hati di masa- masa ini dimana aku sangat bersungguh- sungguh mencari calon imam yang baik di mata Allah.

Kedua orang tua kita menjodohkan kita bukan tanpa alasan. Tetapi ada alasan yang cukup mulia, yaitu mempererat tali persaudaraan ini. Melapangkan silahturahmi antar keluarga besar orang tua kita bahkan kita putra- putrinya. Itu juga yang membuat aku pada awalnya berusaha untuk menurutinya :) . Mulai dari situlah aku terhanyut dalam harapan hampa yang terus mengalir. Pada awalnya aku selalu berdoa semoga anugrah itu terjadi. Semoga kaulah anugrah terindah untuk kedua orang tuaku juga :) .

Namun, tidak bisa aku pungkiri jika ternyata hatimu belum betul- betul tulus dan ikhlas untuk menerima perjodohan ini. Luasnya pergaulanmu, tingginya jabatanmu, dan tergiurnya engkau dengan sosok yang sempurna dimatamu lewat fisik dan materi yang dia miliki membuatmu berat melepasnya. Dia yang belum pernah dijamah oleh keluargamu, belum pernah mengenal orang tuamu,saudaramu dan sebenarnya cukup berat diterima oleh ayahmu :) .

Aku memang tak tahu siapa wanita itu dan bagaimana kelak masa depanmu dengannya tapi aku tetap berusaha untuk berfikir positif atas dampak dari pilihanmu. Semoga wanita itu bisa menjadi yang terbaik buatmu bahkan bukan buatmu seorang tetapi juga buat keluargamu :) .

Wahai pria, kamu memang tampan,mapan dan bijaksana, tapi ada satu hal yang lebih membuat aku kecewa dan sedih melebihi sikapmu atas perjodohan ini, Dimana kamu tidak lagi mau bicara kepadaku, dan biarpun kamu bicara atau membalas pesan -pesanku, maka kau balas dengan nada yang dingin dan seolah- olah ikatan persaudaraan itu tidak ada :( . Kita memang memiliki kekerabatan yang jauh thats why kedua orang tua kita menjodohkan kita, namun bukankah kita ini tetap saudara, bukankah silahturahmi dan kehangatan itu harus terus kita hargai ....

Meski kita tak berjodoh, meski aku sangat jauh darimu, meski sayangmu tak sesayangku padamu dan keluargamu namun aku tetap menghargai semua pilihanmu, aku tetap menyayangimu sebagai sepupuku walau kita berjauhan dan kemungkinan besar tak akan berjumpa untuk selamanya :) .

Aku juga mengucapkan terima kasih untuk perjodohan ini, meskipun luluh lantah di terpa badai perbedaan jarak, tetapi aku jadi lebih bisa mengoreksi segala kekurangan- kekuranganku yang masih harus kuperbaiki agar kelak benar- benar pasangan hidup yang terbaik yang datang menghampiriku :) ,aku juga semakin merasa petunjuk & rahmatNya begitu besar untukku menjalani hidup ini. Semakin aku bersikap dewasa dan mengenal arti cinta sejati itu.
Guys menurutku cinta sejati itu bukan cinta tulus yang kita berikan kepada seseorang karena kita cinta banget sama dia sampai rasa cinta itu mengalahkan bumi dan langit ini, hehe.... lebay... ^_^.  Tetapi cinta sejati itu adalah cinta dimana kita mencintai manusia karena Allah semata, karena kasih sayang Allah yang begitu besar kepada kita sehingga meskipun orang itu gak sayang sama kita, kita tetap sanggup menyayanginya apalagi dia saudara kita ^_^ ....

"Yaa Rabb ampunilah aku yang lemah ini... Kala aku lemah saat menemui cinta, aku begitu mencinta, Kala aku lemah dalam melepaskan cinta, aku terlalu berat melepaskan keindahan yang sementara itu...Karuniailah aku cinta yang mudah setelahnya... cinta yang mudah membuat aku ingat padaMu, cinta yang mudah membuat aku bersyukur padaMu, cinta yang mudah membuat aku mendapat ridhaMu, cinta yang mudah menerimaku dengan tulus.. Aamiin ... :)

"Tiada daya dan Upaya serta Kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah SWT"





Kamis, 05 Desember 2013

Resep Mi Ayam Jamur Rasamasa







Sebagai pilihan sarapan atau makan siang, bisa! Paduan mi dan jamur merang, enak disantap selagi hangat. Untuk 5 orang.

Bahan:
2 paha kempol ayam
6 gelas air
100 g jamur merang
800 gram
mi bayam *)
Minyak goreng

Bumbu:
5 siung bawang putih
2 batang bawang daun
1 sendok teh garam
1 sendok makan kecap asin
½ sendok teh merica bubuk
1 buah bawang bombay
3 ruas jari jahe
4 sendok makan saus tiram
3 sendok makan kecap manis
4 sendok teh minyak wijen

Caranya:
1. Kuah mi:
Rebus paha ayam kempol dengan 4 gelas air, 1 siung bawang putih, 1 batang daun bawang, dan ½ sendok teh garam. Ambil ayam, kupas kulit dan lemaknya. Lepaskan daging dari tulangnya. Potong dadu.

2. Potong masing-masing jamur menjadi 4. Sisihkan.

3. Adukan mi:
Taruh dalam wajan kulit paha ayam, tambahkan 2 sendok makan minyak goreng, masak dengan api kecil hingga kulit kering, bubuhi kecap asin, garam, dan merica, aduk rata. Sisihkan.

4. Cincang halus bawang putih, bawang bombay, jahe. Panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang bombay, dan jahe sampai harum. Masukkan potongan ayam, jamur merang, aduk rata.

5. Tambahkan saus tiram, kecap manis, garam, dan merica bubuk. Aduk rata. Tuangi 2 gelas air. Didihkan. Tambahkan daun bawang dan minyak wijen. Aduk rata.

6. Sajikan mi bayam dengan kuah, pelengkap mi, dan adukan mi.

Resep asli dan resep lainnya bisa dilihat di Rasamasa.com